Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Liga Indonesia » Prediksi Arema Cronus vs Mitra Kukar, 17 Januari 2016

Prediksi Arema Cronus vs Mitra Kukar, 17 Januari 2016

(425 Views) Januari 17, 2016 8:52 am | Published by | No comment

Arema vs Mitra Kukar

Champions.id, MalangMitra Kukar berpeluang lolos ke babak final Piala Jenderal Sudirman melawan Semen Padang di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada tanggal 24 Januari 2016 mendatang. Semen Padang lolos ke final berkat kemenangan 4-2 dalam adu penalti melawan PBFC.

Namun syarat untuk lolos ke final PJS 2015 ini tidak mudah, minimal Mitra Kukar harus menahan imbang Arema Cronus atau kalah dengan selisih satu gol dengan margin diatas 2 gol. Kalah dengan skor 3-2, 4-3, 5-4, 6-5 dst akan memuluskan langkah Mitra Kukar ke final.

Tapi ingat, Mitra Kukar akan bertandingan di stadion paling angker di Indonesia, Stadion Kanjuruhan. Kanjuruhan ibarat kuburan bagi tim-tim yang datang ke Malang. Dukungan puluhan ribu Aremania selalu bikin ciut nyali semua tim ketika berhadapan melawan Arema Cronus.

Di pertandingan second leg semifinal Piala Jenderal Sudirman malam nanti, Arema Cronus dipastikan akan tampil secara full time. Tidak ada pemain yang diragukan untuk tampil. I Made Wardana siap mengawal gawang Arema dari serbuan Patrick Cruz dan Yogi Rahardian.

Di lini belakang berdiri kokoh Kiko Insa, bek tangguh asal Spanyol ini usdah tidak diragukan lagi kemampuannya. Posturnya yang tinggi besar diharapkan bisa meredam kecepatan pemain depan Mitra Kukar yang terkenal sangat kesit dan lincah.

Terlebih Purwaka Yudi juga dalam kondisi fit yang siap meng-cover serangan anak asuh Jafri Sastra. Dari sisi full back, Benny Wahyudi dan Johan Alfarizi merupakan jaminan keamanan untuk lini belakang Arema. Namun, seperti biasanya Alfarizi akan dimasukkan memasuki menit 10-15 awal babak pertama.

Ketika kickoff, biasanya posisi Johan Alfarizi akan diisi oleh Junda Irawan. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan regulasi dari Mahaka Sports and Entertainment yang mewajibkan untuk memasukkan pemain U-21 kedalam lapangan selama minimal 10 menit pertama.

Bagaimana dengan lini tengah Arema Cronus? Sang kapten tim Ahmad Bustomi akan menjadi penyeimbang di lini tengah tim Singo Edan. Sedangkan untuk pengatur irama permainan akan di atur oleh dua gelandang impor Esteban Vizcara dan Tonny “Mossi” Espinosa.

Satu posisi gelandang bertahan biasanya akan ditempati oleh Dio Permana, sama halnya dengan Junda Irawan, posisi Dio ini nantinya pasti akan digantikan oleh gelandang senior Arema seperti Juan Revi, Sukadana atau Hendro Siswanto.

Jika melihat dari statistik Arema dalam beberapa pertandingan terakhir, nama Juan Revi dipastikan akan mengisi posisi tersebut. Namun berita terakhir menyebutkan Juan Revi dalam kondisi tidak 100%, jika benar demikian maka Sukadana dan Hendro berpeluang tampil mendampingi Bustomi di lini tengah Arema Cronus.

Untuk lini penyerangan, Arema Cronus memiliki duet mau pada diri Samsul Arif dan Cristian Gonzales. El Loco Gonzales yang mencetak satu gol ketika menghadapi Mitra Kukar di pertandingan firts leg PJS 2015 kemarin dipastikan mendapat satu tempat di lini depan Singo Edan.

Bagi Samsul Arif bisa jadi ini akan menjadi pertandingan terakhir di depan Aremania di Stadion Kanjuruhan Malang pada tahun ini, karena besar kemungkinan Samsul akan bergabung dengan salah satu klub Liga Malaysia. So, tidak ada alasan bagi Samsul untuk tidak tampil maksimal malam ini.

Bagaimana dengan kondisi terakhir tim Mitra Kukar? Tim Naga Mekes tidak berbeda jauh dengan Arema Cronus, meskipun pada pertandingan pertama sempat ditinggal Arthur Cunna lantaran terkena akumulasi kartu, pada pertandingan kedua ini Cunna dapat dipastikan akan main dari menit pertama.

Meski memiliki peluang lolos ke babak final lebih besar, namun pelatih Mitra Kukar Jafri Sastra mengatakan kepada anak asuhnya untuk pantang menerapkan strategi parkir bus. Menurutnya, strategi parkir bus alias bertahan total akan berakibat fatal bagi timnya.

Pada semifinal Piala Jenderal Sudirman 2015 kali ini Jafri akan membawa 23 pemain. Hal ini diungkapkan Jafri Sastra pada hari jumat 16 Januari 2016.

“Alhamdulillah pasca bermain kita recovery, saat ini semua pemain kami sudah bersiap untuk menghadapi Arema,” kata dia.

This post was written by Annas Firmansyah
About

Awalnya saya adalah seorang kiper di tim fulsal kampung saya di Jl Letjend Sutoyo Gg 4, Kota Malang. Meskipun statusnya kiper cadangan, tapi saya sangat bangga memakai nomor punggung 69. Lihat tulisan saya di kategori "Liga Indonesia" ya!